Artikel Pertamaku

Hello World!

ini adalah tulisan pertama di blog ini. Baru saja saya membuat blog dengan Hugo. Bisa kalian cek saja langsung Hugo.

Saya memilih Hugo, karena rasanya lebih mudah dari pada Jekyll dan Octopress. Meskipun saya sendiri sejujurnya belum mengerti bahasa pemrograman Go.

Deploy saya lakukan ke Github Pages dengan dua repositori terpisah. Contohnya adalah. Pertama, repositori hugo-blog untuk menyimpan konten, kemudian repositori username.github.io untuk menyimpan halaman publik hasil render dari Hugo.

Kenapa Saya Menggunakan Hugo.

Sebenarnya ada banyak platform CMS Content Management System seperti contohnya Blogspot, WordPress, Joomla yang sudah siap digunakan tanpa harus paham coding. Namun disini saya lebih memilih menggunakan Hugo dikarenakan sebagai berikut:

  • Simple dan dokumentasinya sangat lengkap. Bisa dicek kembali disini.
  • Bisa menggunakan mode offline tanpa perlu koneksi Internet. Koneksi internet akan digunakan ketika ingin push saja ke github.
  • Berbasis CLI. Sungguh sangat menyenangkan.
  • Bisa deploy/hosting dimana saja dan itu gratis. Contohnya ada githubpages, render, netlify, Firebase, Gitlab, Bitbucket, dll.
  • Cocok buat para Programmer. Hugo ini sangat cocok buat kalian yang suka ngoding, karena kita membuat/menuliskan content-nya serasa ngoding dan bisa juga digunakan di Teks Editor manapun. Disini saya menggunakan Visual Studio Code.
  • Sangat aman dari serangan hacker. Di Hugo sendiri tidak menggunakan Back End seperti PHP dan tidak menggunakan Database, apalagi harus login ke halaman Dashboard Admin. Disini kita hanya menggunakan Teks Editor saja dan jika mau update artikel, maka kita tinggal push saja ke github.
  • Bisa nge-blog dimana saja dan kapan saja. Tidak hanya di perangkat Dekstop saja yang dapat digunakan, kita juga bisa menggunakan di Android menggunakan Termux.

Menggunakan Hugo ini khususnya untuk diri saya sendiri sangatlah membantu. Dikarenakan saya sendiri tidak terlalu paham dengan Back End, dan minat saya hanya di Front End. Mungkin dengan Hugo inilah sangat membantu saya.

Oke mungkin itu saja ya pembahasan tentang hugo ini.

Oh iya, buat kalian yang ingin migrasi menggunakan hugo bisa ikuti dokumentasi dari web hugo-nya langsung. Jadi tinggal diikuti step by step-nya saja. Buat kalian yang bingung bagaimana cara deploy di Github, bisa kalian cek disini.